Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Wednesday, December 26, 2012

Copy Hard Disk Dengan Norton Ghost

Seseorang mengganti hard disk dengan alasan untuk meningkatkan kapasitas storage atau untuk meningkatkan kecepatan komputer. Jika anda ingin mengganti hard disk dengan alasan untuk meningkatkan kapasitas storage, maka anda bisa meng-instal secondary hard drive, jika catatan jika komputer anda mendukung. Tapi jika anda ingin mengganti primary hard disk, yang mana operating system anda berada di dalamnya, maka anda bisa pilih antara tetap menggunakan operating system sekarang dengan cara meng-copy hard disk anda, atau anda ingin melakukan reinstall operating system. Jika anda memilih untuk tetap menggunakan operating system yang sekarang lengkap dengan program dan file- filenya, maka anda bisa copy hard disk dengan Norton Ghost.
Sebagai langkah pertama adalah hubungkan hard disk yang baru dengan komputer anda. Selanjutnya nyalakan komputer anda dan lakukan langkah- langkah berikut:
1. Klik tombol Logo Windows + R untuk mengakses Run, lalu ketik mmc devmgmt.msc kemudian tekan "Enter" untuk membuka  Disk Management, kemudian pilih hard disk yang baru diinstal dalam window Initialize Disk, selanjutnya pilih tombol MBR, lalu klik OK.
2. Klik kanan Unallocated( hard disk yang baru diinstal) dan klik New Simple Volume.
3. Pada window New Simple Volume, klik Next.
4. Pada window Specify Volume Size, klik Next.
5. Kemudian klik Next lagi pada window Assign Drive Letter or Path.
6. Buka Norton Ghost dan klik tab "Tools", dan pilih "Copy My Hard Drive" lalu klik Next.
7. Pada window "Source Drive", pilih opsi "Show Hidden Drive", kemudian pilih "Windows 7 System Reserved Partition" sebagai langkah pertama(jika anda menggunakan Windows 7), lalu klik Next.
8. Pada window "Destination", pilih hard disk yang baru anda instal, lalu klik Next.
9. Pada window "Advanced Options", pilih hanya "Set drive active(for booting OS)" dan "Copy MBR", kemudian klik "Primary Partition", lalu klik Next.
10. Klik "Finish", kemudian ulangi langkah sebelumnya pada partisi yang lain, tapi dengan catatan, jangan pilih "Set drive active(for booting OS)" dan "Copy MBR".
11. Jika semua sudah selesai, matikan komputer dan ganti hard disk yang lama dengan yang baru. Maka anda sudah bisa booting menggunakan hard disk yang baru dengan operating system yang sama dengan sebelumnya, lengkap dengan program dan file- file anda.

No comments:

Post a Comment